Akhirnya UKI Buka Prodi S3 Doktor Pendidikan Agama Kristen

JAKARTA, LenteraKristiani.com — Setelah melalui penantian panjang, akhirnya Universitas Kristen Indonesia (UKI) dapat membuka Program Studi (Prodi) Strata 3 Doktor Pendidikan Agama Kristen (PAK). Pencapaian tersebut tentunya disambut dengan sukacita dan syukur oleh jajaran pengurus UKI.

Sebagai rasa ucapan syukur atas terwujudnya kerinduan tersebut, seluruh jajaran pengurus UKI, pengurus Yayasan Pendidikan UKI, staf, dosen, pendeta dan mahasiswa menggelar ibadah syukur di Auditorium GWS, Kampus UKI, Jalan Mayjen Sutoyo No. 2, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (17/9/2019).

Dalam sambutannya, Rektor UKI, Dr. Dhaniswara K. Harjono, SH., M.H., MBA menegaskan, pembukaan Prodi S3 Doktor PAK merupakan anugerah dan berkat yang luar biasa dari Tuhan. “Di tahun ini juga, banyak anugerah yang diberikan Tuhan, yaitu untuk pertama kalinya UKI tembus 100 besar universitas terbaik di Indonesia, peringkat pertama universitas Kristen terbaik di Jakarta, dan juga kinerja kemahasiswaan UKI naik ke peringkat 50. Ini semua di luar dugaan, dan saya melihat kalau Tuhan di pihak kita siapa yang bisa melawan,” ujar Dhaniswara.

Menurutnya, memang program Doktor di kampus UKI, sudah sejak lama diharapkan. Bahkan sejak menjadi Ketua Umum Ikatan Alumni UKI, dia termasuk salah satu yang kerap mengkiritik UKI karena sudah lama belum memiliki program Doktor. “Juga saat menjadi Wakil Rektor UKI, bersama Rektor UKI Dr. Maruarar Siahaan ketika itu, kami menggedor supaya ada Doktor hukum. Kita tak habis pikir kenapa belum bisa. Dan saat saya menjadi Rektor, yang pertama saya dorong adalah selain Doktor hukum juga Doktor magister pendidikan,” katanya.

Sebab itu, Dhaniswara berharap kerja keras, dan perjuangan yang gigih dari para pengurus, agar prodi ini dapat berjalan dengan baik.

Sedangkan Thomas Pentury melihat, pemberian izin bagi prodi ini hanya merupakan awal dari proses yang selanjutnya harus dikelola dengan baik, sesuai aturan, dan standar yang ada. “Standar SDM dan infrastruktur sebagai pendukung pembelajaran harus dipenuhi. Sebab itu, akreditasi dari BANPT harus bisa didapat,” tegasnya.

Sementara itu, ditemui usai acara, Direktur Program Pascasarjana UKI Bintang Simbolon mengaku bangga dengan adanya prodi ini.  “Ini berkat dan satu kebanggaan bagi UKI di usianya yang ke 66 tahun. Meski demikian, juga menjadi tantangan besar, dan memerlukan perjuangan. Kita dapat izin penyelenggaraan dari Kemenag, tapi suatu perguruan tinggi ditinjau dari akreditasinya ada di BANPT. Sebab itu, kami akan berjuang supaya dalam waktu yang tidak lama, akreditasinya akan menjadi lebih baik lagi,” ujar Bintang.

Prosesi pembukaan program tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen antara Rektor UKI, Direktur Program Pascasarjana UKI, Dr. Bintang Simbolon, MSc, dan Dirjen Bimas Kristen RI, Prof. Dr. Thomas Pentury, M. Si. Dalam perjalanannya, selain Direktur Pascasarjana UKI Dr. Bintang Simbolon, MSc, program ini akan ditangani oleh Kaprodi Doktor PAK, Dr. Demsy Jura, MTh, dan Kaprodi Magister PAK Dr. Djoys Anneke Rantung, MTh.

Ibadah syukur pembukaan Prodi S3 PAK UKI dihadiri Rektor UKI beserta jajaran, pengurus Yayasan Pendidikan UKI, dosen, pendeta dan mahasiswa.

 

 

Facebook Comments

Default Comments (0)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*