Apa Kata Mereka Tentang Momentum 24/40 Takhta-Nya?

JAKARTA, LenteraKristiani.com — Indonesia dilawat Tuhan melalui Acara Momentum 24/40 Takhta-Nya. Acara tersebut dimulai pada 8 Juli 2020 dan berakhir pada puncaknya memperingati HUT ke-75 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2020. “Acara ini mayoritas dikelola generasi muda, baik itu panitianya maupun pesertanya. Saatnya generasi muda Kristiani melanjutkan estafet kepemimpinan kami, PEMULA (Pemuda Masa Lalu),” ujar Pdt Tony Mulia dalam konferensi pers melalui aplikasi Zoom, Jakarta, Jumat (31/7/2020).

Sebagai respons tentang penyelenggaraan acara ini yang sudah berjalan selama 23 hari, kami paparkan apa kata mereka tentang Momentum 24/40 Takhta-Nya.

Pdt Andy Mulyadi Fasilitator Umum Jaringan Doa Wilayah Regional Sulawesi

Berkat atas umat Tuhan dari program “TAKHTA-NYA” 24/40 meningkatkan gairah dan semangat kegerakan doa umat Tuhan, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa yang nampak pada respons dan keterlibatan berbagai komponen kekristenan, berbagai denominasi juga pemerintahan kota /kabupaten, indikasinya terlihat pada:

  • Antusias para pengisi acara dalam mempersiapkan diri, live dari tempat yang koneksi internetnya baik, mengadakan pendekatan dengan telkomsel sampai pada membeli gadget baru, seperti terjadi di JDS Tahuna.
  • Keterlibatan pemerintah daerah secara serius dengan menugaskan Dinas Infokom memfasilitasi peralatan live sampai monitor video throne kota, seperti di JDS Tomohon.
  • Pemerintah kota Bitung secara resmi menunjuk JDS kota Bitung untuk mengawal kotanya dengan mengadakan doa keliling secara rutin yang melibatkan gereja dan pemerintah, sekaligus mendoakan seluruh pejabat pemerintahan mulai dari walikota, wakil walikota sampai dengan para asisten pemerintahan.
  • Meningkatnya unity Tubuh Kristus; keterlibatan sinode gereja-gereja suku sepeerti KGPM, GMIM, KIBAID, GKSS, Gereja Toraja, GEPSULTRA, GPID dan antusias dalam mengisi acara, mengunakan atribut daerah, bahasa suku.
  • Dukungan dan Kerelaan gereja yang mengijinkan bahkan menawarkan fasilitas gereja untuk dipergunakan baik saat mengisi acara maupun untuk program JDS kota/kabupaten selanjutnya, contoh di JDS Bitung ditawarkan untuk menggunakan fasiltas penyiaraan oleh beberapa gereja yang memiliki peralatan dan ijin penyiaran.
  • Spiritualitas, mujizat pertolongan Tuhan yang langsung diterima oleh para pengisi acara maupun keluarga pendoa (i) isteri Pdt Henoch Kristiono / fasilitator JDS Raha; pinggang yang sakit karena tercebur di laut, istri disembuhkan Tuhan ketika tiba di klinik untuk diperiksa (ii) Adik dari Besan ibu Since disembuhkan dari Covid-19.
  • Sampai pagi ini mujizat terus dialami dalam kesaksian-kesaksian di doa pagi regional yang
    semakin bergairah dalam masa doa 24/40 ini.

 

Kesaksian Pdt James Baware Fasilitator JDS dari Bitung

Bersyukur, khususnya Bitung, kesempatan Gereja semakin dekat, direspons baik oleh Gereja-gereja,
sampai tingkat pemerintah. Gerakan Penyembahan 24/40 telah menjembatani hubungan Gereja-gereja yang ada di Bitung, sehingga mau terlibat untuk ambil bagian.

Pdt James menyampaikan kepada para pemimpin Gereja dan pendoa bahwa untuk terlibat melalui acara ini hanya diawali dengan kesediaan melempar mahkota dan merendahkan diri. Selain itu, 24/40 bukan saja mempererat hubungan Gereja Tuhan, tetapi bahkan Pemimpin Kota, dalam hal ini Walikota merasakan betapa berartinya keberadaan Jaringan Doa Sekota. Walikota Bitung telah menyerahkan kepada JDS Bitung untuk mengatur pergerakan doa di Kota Bitung, dan bahkan sudah meminta para pengurus JDS mendoakan Jajaran Pemerintahan Daerah Kota Bitung dan memimpin doa keliling di Kota Bitung.

Ibu Ayu Angelo dari Bali

Saat tampil kedua kalinya merasakan hancur hati. Ada kebersamaan dalam satu titik. Kesatuan Roh dapat, pernyataan Tuhan di masa mendatang Tuhan akan memperlengkapi anak-anak Muda untuk
menggerakan pertanian dan petrenakan di bangsa ini.

Kesaksian Ibu Wati dari Medan

Kami melakukan persiapan serius dan dengan sangat antusias, seperti mempersiapkan sebuah even,
dibuat rundown acara, dan peserta memberikan respons. Kami juga melakukan GR untuk persiapannya.

Kerinduan untuk memberi yang terbaik sangat nyata dalam proses persiapan. Pada saat GR kedua
justru seluruh TIM mngalami Jamahan Tuhan Yesus. Peserta tersebar di beberapa titik, sehingga
pada saat tampil live mengalami gangguan jaringan.

Ibu Ely Radia dari Banten

Ada sukacita dalam mempersiapkan. Perasaan yang dialami saat mempersiapkan telah membuka atmosfir, dan ini mendatangkan sukacita. Secara Spritual maknanya sungguh dahsyat dan terobosan. Adanya semangat kesatuan tubuh Krsitus terbangun dan menyenangkan hati Tuhan. Dia melepaskan Roh yang hidup dari surge Yeh 37 : 4-10; Yeh 36 :25-28. Tuhan mengerjakan bangianNya Yeh. 36:25-28.

Jawaban Doa:

  • Yang didoakan Tuhan memberi secara kasat mata dan kebangkitan Generasi Yeremia yang didoakan berbulan-bulan, antara lain: anak-anak kecil ikut masuk dalam zoom menceritakan kehidupan doanya. Ini sedang lahir di Indonesia. Waktunya berdoa: Pakai mereka Tuhan.
  • Perempuan-perempuan dibangkitkan, ada kesaksian dari anak Remaja dari Pulau Buru. Mereka penuh Roh Kudus.

 

Pak Franky dari Palu

Oleh kemurahan Tuhan, sudah dua kali terlibat. Bersyukur melalui 24/40 ini, semua dari berbagai denominasi terlibat, disatukam, justru lewat acara, hampir setiap hari ketemu, menjadi lebih akrab, semangat menyala-nyala dalam melayani Tuhan, berdampak pada diperkuatnya kesatuan Gereja.

Pak Tjondro dari Batam

MDK Batam dapat slot malam, jam 00.00-02.00. Sebelum hari H pelaksanaan, pagi-pagi dada sakit,
dan ada penyumbatan saluran, rasanya mungkin tidak mengikuti malam.
Tapi akhirnya ikut, anak yang nomor 3 juga menyusul untuk mengetahui kondisi papinya. Tuhan mampukan Pak Tjondro saat
menyembah. Pak Tjondro bisa melewati rasa sakit yang dialami.

Ps. Yossi dari Bandung

Pengalaman rohani luarbiasa. Ada 3 doa yang biasa Bandung lakukan. MDK, Hamba-hamba Tuhan, JDR, Pelayanan Sunda, Anak. Mereka sangat semangat, antusias. Pemusiknya ada orangtua mereka yang sakit mengalami kesembuhan.

Pdp Victor Mamoto dari Timika

Seluruh komponen kami libatkan., JDP, JDW, JDA. Semua bahu membahu. Ada yang urus acara, yang urus jaringan internet (agar tidak putus-putus), ada yang urus kamera, ada yang urus sound, ada yang urus snack. Jadi ketika on air yang mengisi acara berjalan dengan baik. Pengisi acaranya dari berbagai denominasi. Tuhan melawat melalui acara Takhta-Nya ini, kesatuan semakin terjadi.

MDK Batam King’s Tower

Wiwik sekretaris MDK Batam Kings’Tower menyampaikan, mereka mempersiapkan dengan sungguh-sungguh saat akan mengisi slot 2 jam, melakukan juga 2x GR dan membangun suasana terlebih dahulu saat-saat GR itu. Pendoa antusias datang jam 11 malam untuk mempersiapkan diri, dan salah satu WL kita (Pak Tjondro tiba-tiba sakit dan nyars tidak bisa gabung), tetapi Tuhan memang sangat baik dalam kesatuan menyatakan mujizat-Nya. Bahkan beberapa pendoa banyak yang bilang sejak ikut acara itu, mereka jauh lebih bersemangat dan segar katanya.

Marshal Blessing dari Jakarta

Pada 24 Juli 2020, ada salah satu Sahabat Blessing menghubungi Marshal melalui WA karena melihat di FB Pdt Tony Mulia ada memposting foto Marshal. Kemudian Sahabat Blessing yang berasal dari Surabaya ini menyaksikan bahwa beliau baru mengingat password FB-nya setelah 10 tahun tidak pernah membuka FB. Pagi itu beliau terbangun dan mengikuti penyembahan yang ada di FB Pdt Tony Mulia dan beliau mengatakan bahwa ia sangat diberkati. Beliau mengatakan bahwa sudah beberapa hari belakangan ini beliau begitu haus dan rindu untuk mengalami jamahan Tuhan dan melalui acara Takhta-Nya beliau kembali dikuatkan oleh Tuhan.

Pdt Dani Soepangat dari Jakarta

Pada Senin, 20 Juli 2020, mengalami sakit perut melilit dan kemudian badan panas
tinggi tanpa menggigil. Sampai siang kondisi itu dialami dan mencoba ke ATM BCA lalu tidak
diijinkan karena suhu badan yang mencapi 38,9O C. Karena sesuatu pekerjaan yang harus ia lakukan dia harus ke suatu gedung dengan kondisi badan yang terus panas, mulut terasa pahit, dan dada dirasa mulai sesak membuat Pdt Dani Soepangat membuka terus-menerus Youtube MDK Nasional mengikuti via HP dan diingatkan tentang Firman, saat Paulus dan Silas di penjara (Kis. 16:25-30). Mereka memuji-muji Tuhan dan belenggu terbuka. Lalu pada jam 4 sore, hari ketiga mengalami demam yang tinggi, tepatnya Rabu, 22 Juli 2020, mengalami kesembuhan sampai sekarang.

Pewarta: Boy Tonggor Siahaan

Facebook Comments

Default Comments (0)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*