Bagaimana Anak-anak Muda Menjaga Kekudusan Hidupnya?

JAKARTA, LenteraKristiani.com — Akhir-akhir ini banyak anak-anak muda yang tidak setia dalam menjaga kekudusan hidupnya! Terutama mereka yang sedang menjalani sebuah ikatan, yang sering mereka sebut berpacaran!

Di zaman now ini (meminjam istilah anak milenial sekarang) banyak di antara anak-anak muda hidup dengan pergaulan yang begitu bebas. Salah satu faktor penyebabnya karena pemahaman dan pengenalan mereka akan Kristus minim sekali.

Hai muda-mudi! Maukah engkau menjaga kekudusan hidupmu dengan tidak menyerahkan keremajaanmu kepada hawa nafsu sesaat yang membawamu kepada pergaulan bebas dan buruk?

Ironis memang pergaulan anak muda di era digital ini. Bahkan lebih ironis lagi, cukup banyak juga di antara mereka yang mengaku melayani Tuhan, tetapi hidupnya dalam berbagai-bagai nafsu dunia yang jahat ini.

Sebaliknya, kaula muda Kristen yang terus berjuang dalam menjaga kekudusan hidupnya akan melihat bagaimana kasih kemurahan Allah menaungi mereka dengan penuh anugrah dari Kristus.

Mari anak-anak muda! Berjuanglah dalam pertandingan iman. Karena itulah yang Allah kehendaki bagi kita anak-anak-Nya.

Perhatian bagi muda-mudi Kristus. Jika dia seorang cowok yang menyukaimu (tentunya cewek),
maka ia akan menjagamu tanpa pernah menyentuh tubuhmu ataupun sekadar menciummu. Jika ia nekat ingin menciummu, maka hendaklah ia melakukannya di depan ayah ataupun ibumu agar tidak melahirkan nafsu jahat yang membawamu terjerumus pada dosa perzinahan.

Begitu pun sebaliknya dengan seorang cewek. Jika memang kamu cewek yang bijaksana, maka kamu akan berani menolak jamahan atau sentuhan di area privat kekudusan kepada cowok yang kamu sukai! Cewek harus berani menolak diperlakukan seolah-olah telah memiliki ikatan yang kudus, padahal hanya bujuk rayu iblis yang disuarakan si cowok.

Karena itu. sebagai seorang cewek yang takut akan Tuhan, kamu harus memiliki komitmen bahwa kelak cowok yang datang mendekatimu harus memiliki karakter Kristus dalam dirinya.

Dengan demikian, di dalam masa pra perkenalan, muda-mudi Kristen mampu menjaga hidup kudus dalam Tuhan sampai benar-benar ada ikatan kudus dari Hamba Tuhan dan disaksikan kedua orangtua yang bersangkutan serta umat Tuhan.

Jika ini dapat diterapkan, maka damai dalam sebuah hubungan akan bertahan sampai maut memisahkan. Biarlah senantiasa Kristus yang memampukan kita sebagai muda-mudi yang dikasihi-Nya.

Penulis: Michio Timoty
(seorang muda Kristen dipersiapkan Tuhan menjadi hamba-Nya)

 

Facebook Comments

Default Comments (0)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*