Guru-guru Pendidikan Agama Kristen Menerima Bantuan Sosial dari ICRP dan PERWAMKI

JAKARTA, LenteraKristiani.com — Sedikit sekali orang Kristen memberi perhatian kepada Guru-guru Pendidikan Agama Kristen (PAK). Padahal mereka adalah sosok guru yang mengajarkan anak-anak kita di sekolah-sekolah negeri maupun swasta. Miris ketika kita mengetahui bahwa guru-guru PAK dihargai jasanya sebatas honor kecil yang tentu pas-pasan buat makan dan transpor. Kondisi wabah Covid-19 ini membuat mereka makin terpuruk mencukupkan kebutuhan hidup keluarganya.

Melihat kenyataan yang dihadapi para Guru PAK tersebut, Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) dan Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia (PERWAMKI) menggalang bantuan untuk diberikan kepada Guru PAK yang memang terpuruk kondisinya karena sekolah-sekolah menerapkan belajar di rumah, sehingga secara otomatis tidak ada honor yang mereka dapatkan.

Puji Tuhan, upaya dan usaha yang dilakukan ICRP dan PERWAMKI membuahkan hasil yang menggembirakan. Direktur Eksekutif ICRP Franky Tampubolon mengatakan bahwa kami sudah memperoleh dukungan donatur dan siap mendistribusikan 100 paket sembako dan telur. “Dukungan donatur tersebut berasal dari Foodcycle dan Panin Asset Management. Sasaran bantuan sosial (bansos) diberikan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19, dalam hal ini Guru-guru PAK, masyarakat di kawasan padat pemukiman, dan jurnalis kristiani dalam wadah PERWAMKI,” ujar Franky.

Pada Sabtu (27/6/2020), Deddy Tambunan sebagai koordinator penyalur bansos dari PERWAMKI dan sekaligus mewakili ICRP menyerahkan bansos tersebut kepada para Guru PAK di kantin kampus UKI (Universitas Kristen Indonesia), Cawang, Jakarta Timur.

Sementara itu, di lokasi yang berbeda, tepatnya di wilayah perbatasan daerah Sukapura-Cakung, bansos juga diberikan kepada masyarakat ekonomi lemah yang terpuruk karena wabah Covid-19 ini. Di lokasi, penyaluran bantuan dikoordinasi oleh Stevano Margianto selaku Ketua Umum PERWAMKI.

Stevano mengucapkan terimakasih kepada kepercayaan yang diberikan ICRP untuk menyerahkan bansos paket sembako dan telur tersebut kepada mereka yang memang membutuhkan. “Awalnya kami PERWAMKI ditanya apa ada usulan masyarakat yang perlu dibantu? Lalu muncullah gagasan untuk menjangkau Guru-guru PAK dan warga di wilayah perbatasan Sukapura dan Cakung tersebut,” jelas Stevano.

Sementara itu, Deddy Tambunan menambahkan: “Untuk menjangkau Guru-guru PAK tersebut, ia dibantu akses oleh Johan Tumanduk, anggota link PERWAMKI yang juga Pengurus Yayasan UKI, dan Eprina Manurung, seorang Ibu yang juga advokat dan aktivis kemanusiaan. Awalnya kami bingung karena tidak punya akses langsung untuk menjangkau Guru-guru PAK. Kami teringat Bang Johan Tumanduk. Puji Tuhan, Bang Johan memberikan kontak Guru PAK di SMAN 50 Cipinang Muara, Jakarta Timur, alumni PAK dari UKI, yakni Pdt Hendry Wulur. Dari Pdt Hendry inilah akhirnya terbuka akses menjangkau Guru-guru PAK, juga dari teman, Eprina Manurung. Dia membuka dapur umum untuk membantu warga dan mahasiswa di kos-kosan. Dia pun turut membuka akses ke Guru-guru PAK. Ternyata banyak kalangan Guru PAK yang belum terjangkau bansos.”

Bansos sembako yang diserahkan berupa beras, minyak goreng, penyedap rasa, teh kemasan sachet, biskuit, kecap manis kemasan bungkus, dan telur.

PERWAMKI saat ini sudah beberapa kali melakukan aksi sosial memberikan bansos kepada panti asuhan di Jatiasih Bekasi, lalu bersama Lumbung Nusantara, STT LETS, dan PGLII DKI Jakarta, menyerahkan bansos kepada guru-guru di daerah Tanah Sereal Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, juga kepada masyarakat melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jakarta Pusat.

Pewarta: Boy Tonggor Siahaan

Facebook Comments

Default Comments (0)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*